KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Lembaga Pengembangan Sumber Daya (LPSD), menyelenggarakan Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 yang meriah pada akhir pekan ini. Acara bergengsi yang melibatkan lebih dari 1.200 mahasiswa dari berbagai fakultas ini menjadi ajang apresiasi terhadap pengembangan potensi non-akademik di lingkungan kampus.
Festival yang berlangsung sejak Jumat (15 April 2026) hingga Minggu (17 April 2026) ini menampilkan berbagai lomba olahraga, pertunjukan seni tradisional dan modern, serta pameran karya kreatif mahasiswa. Kegiatan tersebut diselenggarakan di kompleks olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari yang berlokasi strategis di jantung kota Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menurut Ketua Panitia Festival, Dodi Hermawan, mahasiswa semester enam Jurusan Manajemen, acara ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat seni dan olahraga mereka kepada masyarakat luas. “Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki prestasi luar biasa dalam seni dan olahraga,” ujar Dodi dalam konferensi pers yang digelar di Aula Lembaga Pengembangan Sumber Daya pada Rabu (13 April 2026).
### Beragam Cabang Olahraga dan Seni Ditampilkan
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator LPSD Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Bambang Susilo, M.T., menjelaskan bahwa festival tahun ini menghadirkan inovasi baru dengan menggabungkan kompetisi olahraga tradisional dan modern. “Kami menghadirkan cabang olahraga yang mencakup futsal, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, catur, dan senam. Di samping itu, ada juga cabang olahraga tradisional seperti tarik tambang dan pencak silat yang mencerminkan budaya lokal Sulawesi Tenggara,” kata Bambang dalam sambutan pembukaan festival pada Jumat pagi.
Sementara itu, untuk aspek seni dan budaya, festival menyelenggarakan kontes yang sangat beragam. Mulai dari pertunjukan tari tradisional Sulawesi Tenggara, seperti tari Balumpa dan tari Zapin, hingga pertunjukan tari kontemporer yang menampilkan kreativitas generasi muda. Selain itu, ada juga kontes menyanyi, paduan suara, band musik, teater, fotografi, serta pameran seni rupa dan desain grafis.
“Penyelenggaraan festival ini juga menjadi momentum perayaan keberagaman budaya di Indonesia. Kami memiliki mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di seluruh nusantara, dan melalui kegiatan ini, mereka bisa saling menunjukkan kekayaan budaya masing-masing daerah asal,” terang Dr. Bambang Susilo dengan penuh antusiasme.
### Partisipasi Antusias Mahasiswa dari Berbagai Fakultas
Tingginya antusiasme mahasiswa terhadap festival ini terbukti dari jumlah pendaftar yang melebihi target awal panitia. Dari data yang dikumpulkan LPSD, tercatat lebih dari 1.200 mahasiswa aktif berpartisipasi dalam berbagai cabang lomba. Mereka berasal dari delapan fakultas yang ada di Universitas Muhammadiyah Kendari, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Fakultas Pertanian, Fakultas Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Agama Islam.
Salah satu peserta, Rina Wijaya, mahasiswa semester empat Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, mengaku sangat bersemangat mengikuti kontes tari tradisional. “Saya berlatih selama tiga bulan bersama tim dari fakultas saya untuk mempersiapkan pertunjukan tari Balumpa dalam festival ini. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan kami dan merepresentasikan kampus di tingkat yang lebih luas,” kata Rina dengan mata berbinar.
Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh Reza Pratama, atlet futsal dari Fakultas Teknik. Menurutnya, festival ini adalah platform penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di luar ruang kuliah. “Sebagai mahasiswa teknik, waktu kuliah memang padat. Namun, kegiatan ini memotivasi saya untuk tetap menjaga kebugaran dan sekaligus berkolaborasi dengan teman-teman dari fakultas lain,” ungkap Reza dengan percaya diri.
### Dukungan Penuh dari Pimpinan Universitas
Ketua Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Syawal, M.Si., memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini. Dalam pidato pembukaan yang disampaikan pada Jumat (15 April 2026), Prof. Syawal menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang holistik, tidak hanya terbatas pada aspek akademik semata.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas tinggi, dan kesehatan fisik yang optimal. Festival ini adalah bagian integral dari visi kami untuk membina generasi muda yang unggul dan sejahtera,” ujar Prof. Syawal di hadapan ratusan peserta festival.
Lebih lanjut, beliau juga mengapresiasi kerja keras Lembaga Pengembangan Sumber Daya dalam menyelenggarakan acara berskala besar ini. “Saya bangga melihat LPSD berhasil mengorganisir festival dengan standar profesional dan melibatkan begitu banyak mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan kita berfungsi dengan baik dan responsif terhadap kebutuhan pengembangan mahasiswa,” tambah Prof. Syawal.
### Prestasi dan Pengakuan Mahasiswa di Level Regional
Menurut catatan yang diperoleh dari LPSD, beberapa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari telah meraih prestasi gemilang di tingkat regional dan nasional dalam kompetisi olahraga dan seni. Pada tahun akademik 2025-2026 ini saja, mahasiswa kampus telah berhasil meraih medali perak dalam Kompetisi Paduan Suara Mahasiswa tingkat Sulawesi Tenggara, serta meraih juara tiga dalam Turnamen Futsal Mahasiswa Se-Indonesia yang digelar di Jakarta.
Dr. Bambang Susilo mengatakan bahwa pencapaian-pencapaian ini membuktikan bahwa potensi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari sangat tinggi. “Kami percaya bahwa dengan memberikan kesempatan yang lebih luas melalui festival seperti ini, akan semakin banyak mahasiswa yang menemukan dan mengasah bakat mereka. Siapa tahu, dari festival ini akan lahir atlet atau seniman profesional yang meraih prestasi internasional,” ucapnya dengan optimis.
### Program Pengembangan Berkelanjutan
Selain festival tahunan ini, LPSD juga menjalankan berbagai program pengembangan berkelanjutan untuk mahasiswa yang tertarik di bidang olahraga dan seni. Program-program tersebut mencakup pelatihan rutin untuk berbagai cabang olahraga, workshop seni pertunjukan, kelas musik, dan mentoring dari praktisi profesional di bidangnya masing-masing.
Koordinator Program Pengembangan Olahraga, Agus Hidayat, menjelaskan bahwa setiap mahasiswa yang menunjukkan potensi khusus akan dibina secara intensif oleh pelatih profesional. “Kami bekerja sama dengan atlet dan seniman berpengalaman untuk memberikan bimbingan teknis kepada mahasiswa berbakat. Tujuannya adalah tidak hanya untuk meraih prestasi di tingkat kampus, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” jelas Agus.
### Partisipasi Masyarakat dan Dukungan Sponsor
Keberhasilan penyelenggaraan festival ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik dari internal kampus maupun eksternal. Beberapa sponsor dari kalangan dunia usaha dan industri lokal turut memberikan kontribusi signifikan untuk mendukung penyelenggaraan acara. Diantaranya adalah Perusahaan Konstruksi PT Bumi Kendari Jaya, Bank Sulawesi Tenggara, dan berbagai UKM lokal yang bergerak di bidang kuliner dan kerajinan tangan.
Selain itu, festival ini juga terbuka untuk partisipasi masyarakat umum Kendari. Berbagai pertunjukan seni dan pameran karya mahasiswa dapat dinikmati oleh publik tanpa dipungut biaya masuk. “Kami ingin berbagi kegembiraan dengan masyarakat Kendari. Dengan demikian, kampus bisa menjalin hubungan yang lebih baik dengan masyarakat sekitar dan menunjukkan kontribusi nyata universitas dalam pengembangan seni dan budaya lokal,” papar Dodi Hermawan, Ketua Panitia Festival.
### Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Penyelenggaraan Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pengembangan kampus. Pertama, acara ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat mahasiswa dalam mengembangkan bakat non-akademik mereka. Kedua, festival ini juga menjadi ajang promosi Universitas Muhammadiyah Kendari kepada masyarakat luas, terutama kepada calon mahasiswa baru yang mencari universitas dengan program pengembangan mahasiswa yang komprehensif.
Ketiga, melalui festival ini, universitas dapat mengidentifikasi mahasiswa-mahasiswa berbakat yang kemudian dapat difasilitasi untuk mengikuti kompetisi tingkat yang lebih tinggi. Keempat, penyelenggaraan festival secara berkala diharapkan dapat menciptakan budaya apresiasi terhadap seni dan olahraga di lingkungan kampus, sehingga semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan ini.
### Penutup
Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari 2026 adalah bukti nyata dari komitmen institusi dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Dengan melibatkan lebih dari 1.200 mahasiswa dari delapan fakultas, festival ini menciptakan suasana akademik yang dinamis, kreatif, dan inspiratif. Dukungan penuh dari pimpinan universitas, LPSD, serta berbagai stakeholder menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia adalah prioritas utama dalam misi Universitas Muhammadiyah Kendari.
Ke depannya, diharapkan festival ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan dalam melahirkan generasi muda Indonesia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, kreatif, dan berkarakter kuat. Semoga semangat dan dedikasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam festival ini dapat terus terjaga dan membawa nama baik almamater di berbagai ajang kompetisi nasional dan internasional.
—
Penulis: Tim Berita Kampus UMKH
Kendari, 15 April 2026