Latar Belakang: Apresiasi Terhadap Potensi Mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya melalui Lembaga Pengembangan Sumber Daya (LPSD), kembali menyelenggarakan acara tahunan yang menjadi wadah apresiasi bagi potensi mahasiswa dalam bidang olahraga dan seni budaya. Kegiatan yang berlangsung pada akhir Maret ini mencerminkan komitmen institusi dalam mengembangkan karakter mahasiswa secara holistik, tidak hanya melalui akademik tetapi juga melalui pengembangan bakat dan kreativitas.
Sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara, Universitas Muhammadiyah Kendari memahami bahwa pendidikan mahasiswa tidak dapat dipisahkan dari pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengembangan hard skill di berbagai bidang. Dengan berdirinya Lembaga Pengembangan Sumber Daya pada tahun 2015, universitas ini semakin serius dalam menjalankan fungsi tersebut. LPSD menjadi jembatan penting antara akademik formal dan pengembangan diri mahasiswa secara menyeluruh.
Menurut catatan akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, pada tahun akademik 2025-2026 ini terdapat lebih dari 8.500 mahasiswa aktif yang tersebar di berbagai fakultas dan program studi. Dari jumlah tersebut, sekitar 45 persen mahasiswa aktif tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, unit kegiatan mahasiswa (UKM), dan komunitas olahraga. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa dalam mengembangkan diri di luar pembelajaran kelas.
Penyelenggaraan Festival: Memadu Seni, Olahraga, dan Budaya
Pada tanggal 31 Maret 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari secara resmi membuka Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 di lapangan kampus utama yang terletak di pusat Kota Kendari. Acara yang diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta mahasiswa ini menampilkan berbagai cabang olahraga dan seni pertunjukan yang memukau ribuan penonton, termasuk dosen, staf, keluarga besar akademik, dan masyarakat Kendari.
Dalam aspek olahraga, festival ini menghadirkan berbagai cabang permainan yang kompetitif. Sepak bola mahasiswa menjadi daya tarik utama dengan tim dari berbagai fakultas yang saling bertanding dengan penuh semangat. Selain itu, terdapat kompetisi bola voli putri dan putra, badminton, tenis meja, futsal, dan atletik. Tidak hanya cabang olahraga tradisional, festival ini juga menampilkan e-sports dengan game populer seperti Mobile Legends dan DOTA 2, mencerminkan adaptasi universitas terhadap perkembangan zaman.
Sementara itu, dalam bidang seni dan budaya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menampilkan berbagai pertunjukan memukau. Panggung utama menjadi saksi tampilnya tari tradisional Sulawesi Tenggara, tari modern kontemporer, dan penampilan musik dari berbagai band dan grup vokal kampus. Mahasiswa juga mempersembahkan fashion show dengan mengangkat tema “Batik Nusantara Modern,” menggabungkan kearifan lokal dengan desain kontemporer.
Panitia penyelenggara, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen pembimbing, menginformasikan bahwa persiapan festival ini dimulai sejak tiga bulan sebelumnya. Berbagai proposal kegiatan telah dikaji oleh pihak LPSD untuk memastikan setiap cabang olahraga dan seni dapat terselenggara dengan baik dan aman.
Struktur Kegiatan dan Partisipasi Mahasiswa
Festival ini dirancang sebagai acara multi-hari yang berlangsung hingga 2 April 2026. Hari pertama (31 Maret) difokuskan pada pembukaan resmi dan pertunjukan seni budaya, sementara hari-hari berikutnya lebih difokuskan pada kompetisi olahraga yang intens.
Menurut data dari LPSD Universitas Muhammadiyah Kendari, jumlah peserta yang mendaftar melampaui target awal. “Kami awalnya menargetkan partisipasi dari 1.500 mahasiswa, tetapi realitasnya kami menerima pendaftaran dari 2.100 peserta aktif,” ujar Intan Wijaya, Koordinator LPSD Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam wawancara pada 30 Maret 2026.
Partisipasi mahasiswa tersebar di berbagai tingkat. Ada mahasiswa yang berperan sebagai peserta kompetisi, ada yang menjadi panitia penyelenggaraan, dan ada pula yang menjadi penonton pendukung yang solid. Sistem volunteer juga melibatkan lebih dari 500 mahasiswa yang secara profesional mengelola berbagai aspek teknis acara.
Dari sisi geografis, peserta tidak hanya berasal dari kampus utama di Kendari, tetapi juga dari satuan pendidikan lain Universitas Muhammadiyah Kendari yang tersebar di daerah lain. Hal ini menunjukkan bahwa festival ini telah menjadi ajang pemersatu bagi seluruh keluarga besar universitas.
Dukungan dan Pernyataan Pejabat Kampus
Dr. Hendra Sofyan, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, memberikan sambutan pembukaan yang penuh semangat. Dalam pernyataannya, beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik dan pengembangan karakter mahasiswa.
“Festival ini bukan sekadar acara hiburan semata, melainkan bagian integral dari proses pembelajaran dan pengembangan mahasiswa kami. Melalui olahraga dan seni, mahasiswa belajar tentang disiplin, kerja sama tim, kepemimpinan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Nilai-nilai ini sama pentingnya dengan pengetahuan teknis yang mereka terima di kelas,” ungkap Dr. Hendra Sofyan dalam sambutannya pada 31 Maret 2026.
Rektor juga menambahkan bahwa universitas akan terus menggalang dukungan dan sumber daya untuk membuat festival tahun depan lebih berkembang lagi. “Kami berkomitmen untuk menjadikan festival seni dan olahraga ini sebagai ajang tahunan yang semakin prestisius, bahkan mungkin suatu saat dapat melibatkan mahasiswa dari universitas lain,” tambah Rektor.
Sementara itu, Dr. Eka Putri Santoso, Kepala Lembaga Pengembangan Sumber Daya, menjelaskan bahwa festival ini adalah hasil dari perencanaan matang dan dedikasi tinggi dari tim LPSD.
“Kami percaya bahwa pengembangan sumber daya manusia bukan hanya tanggung jawab akademik formal. Mahasiswa membutuhkan wadah untuk mengeksplorasi potensi, mengasah keterampilan, dan membangun jaringan sosial yang kuat. Festival ini menyediakan semua itu,” jelas Dr. Eka Putri.
Lebih lanjut, Dr. Eka mengatakan bahwa LPSD juga menggunakan festival sebagai instrumen assessment informal untuk melihat perkembangan mahasiswa. “Kami mengobservasi bagaimana mahasiswa menunjukkan tanggung jawab, integritas, dan kepemimpinan mereka melalui kegiatan-kegiatan ini,” tambahnya.
Pencapaian dan Momentum Prestasi
Festival 2026 ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari untuk meraih prestasi yang diakui secara luas. Beberapa mahasiswa yang tadinya hanya dikenal dalam lingkaran kampus kini berkesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik yang lebih luas.
Slamet Riyanto, mahasiswa semester 7 dari Fakultas Teknik yang menjadi kapten tim sepak bola Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan antusiasmenya. “Festival ini sangat penting bagi kami sebagai atlet mahasiswa. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya pintar di akademik, tetapi juga di lapangan. Kami melatih diri dengan serius berbulan-bulan untuk festival ini,” kata Slamet dalam sesi wawancara pada 31 Maret 2026.
Sementara itu, Nurhaliza, mahasiswa semester 5 dari Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sosial yang aktif dalam grup tari tradisional, juga menuturkan pengalamannya. “Melalui pertunjukan hari ini, saya merasa bangga bisa mempertahankan seni budaya tradisional Sulawesi Tenggara. Festival ini mengajarkan saya bahwa seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga media edukasi dan pelestarian budaya,” kata Nurhaliza penuh makna.
Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Penyelenggaraan festival seni dan olahraga ini diharapkan memiliki dampak positif jangka panjang bagi pengembangan mahasiswa dan institusi secara umum. Dari segi individual, mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengembangkan soft skill, memperluas networking, dan meningkatkan confidence.
Dari segi institusional, festival ini memperkuat citra Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang serius dalam pengembangan holistik mahasiswa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik universitas bagi calon mahasiswa baru dan memperkuat loyalitas alumni.
Selain itu, penyelenggaraan festival ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Berbagai vendor yang menyediakan makanan dan minuman, serta layanan transportasi, mendapatkan manfaat dari tingginya traffic pengunjung yang hadir selama dua hari festival.
Dr. Eka Putri juga menyinggung rencana jangka panjang LPSD. “Kedepannya, kami ingin festival ini bisa bekerjasama dengan berbagai institusi pendidikan lain, bahkan dengan pemerintah daerah, untuk membuat acara yang lebih besar dan bermakna. Mahasiswa kami memiliki potensi yang luar biasa, dan kami ingin dunia melihat itu,” ujarnya dengan penuh harapan.
Penutup: Komitmen Berkelanjutan
Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Lembaga Pengembangan Sumber Daya, telah berhasil menciptakan atmosfer yang meriah dan bermakna. Kegiatan yang melibatkan ribuan mahasiswa dan penonton ini membuktikan bahwa universitas berkomitmen serius dalam pengembangan karakter dan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
Dengan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa, dukungan penuh dari pimpinan universitas, dan apresiasi positif dari masyarakat, festival ini diharapkan menjadi ajang tahunan yang semakin berkembang. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas bukan hanya tentang pengetahuan akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter, pengembangan bakat, dan pemberdayaan mahasiswa secara utuh.
Momentum ini seharusnya menjadi titik balik bagi mahasiswa untuk semakin percaya diri dalam menunjukkan potensi mereka. Sebagai institusi pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari terus berupaya memberikan wadah yang memadai bagi mahasiswa untuk tumbuh dan berkembang. Melalui kegiatan seperti festival ini, universitas sedang membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, progresif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Semoga festival seni dan olahraga ini tidak hanya menjadi penutup yang memuaskan untuk tahun akademik 2025-2026, tetapi juga menjadi awal yang lebih baik untuk tahun-tahun akademik mendatang di Universitas Muhammadiyah Kendari.
—
Penulis: Redaksi Kampus Kendari
Tanggal: 31 Maret 2026
Lokasi: Universitas Muhammadiyah Kendari