KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Lembaga Pengembangan Sumber Daya (LPSD) secara resmi meluncurkan program komprehensif pengembangan kepemimpinan mahasiswa pada Jumat, 19 April 2026. Inisiatif strategis ini dirancang untuk mempersiapkan generasi pemimpin kampus yang visioner dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan abad ke-21.
Peluncuran program ini dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Dahlan, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Ed., Ketua BEM periode 2025-2026 Muhammad Rizki Pratama, serta ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan unit kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus.
Acara peluncuran yang berlangsung di Aula Utama Gedung LPSD Universitas Muhammadiyah Kendari tersebut menampilkan paparan resmi tentang struktur, mekanisme, dan target capaian program pengembangan kepemimpinan yang dinamis dan terintegrasi. Program ini merupakan hasil koordinasi intensif antara BEM, LPSD, dan berbagai stakeholder internal kampus selama enam bulan terakhir.
Latar Belakang dan Visi Strategis
Pengembangan kepemimpinan mahasiswa merupakan salah satu prioritas utama Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas tinggi. Mengingat peran signifikan organisasi mahasiswa dalam menciptakan ekosistem akademik yang sehat dan produktif, LPSD sebagai lembaga pengembangan sumber daya menganggap perlu untuk merancang program terstruktur yang komprehensif.
Menurut panduan kebijakan internal universitas, pengembangan kepemimpinan mahasiswa tidak hanya sekadar memberikan pelatihan teknis organisasi, tetapi juga membangun karakter, integritas, dan kesadaran sosial yang kuat. Program ini sejalan dengan Visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi institusi pendidikan tinggi terdepan yang menghasilkan lulusan berkompeten dan beretika.
“Kami menyadari bahwa mahasiswa adalah aset berharga dan agen perubahan di masyarakat. Melalui program pengembangan kepemimpinan ini, kami berkomitmen untuk membina mahasiswa agar tidak hanya pandai akademis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, integritas tinggi, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial,” ujar Prof. Dr. H. Muh. Dahlan, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari dalam pembukaan acara peluncuran.
Struktur dan Komponen Program
Program pengembangan kepemimpinan yang diluncurkan mencakup lima pilar utama yang dirancang secara sinergis dan berkelanjutan. Pertama, Leadership Academy merupakan modul pelatihan intensif yang mengkombinasikan teori kepemimpinan modern dengan praktik langsung di lapangan. Modul ini akan diselenggarakan setiap bulan dengan menghadirkan pembicara dari latar belakang berbeda, mulai dari praktisi bisnis, aktivis sosial, hingga tokoh akademisi terkemuka.
Kedua, Mentoring Program yang mempertemukan mahasiswa pemimpin dengan dosen pembimbing dan profesional berpengalaman. Melalui program ini, setiap peserta akan mendapatkan pendampingan personal yang intensif selama minimal enam bulan untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan secara optimal.
Ketiga, Community Service Project yang mengintegrasikan pembelajaran kepemimpinan dengan pelayanan nyata kepada masyarakat. Peserta akan terlibat dalam proyek-proyek sosial strategis yang berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat lokal di Kendari dan sekitarnya.
Keempat, Digital Leadership Initiative yang memfokuskan pada pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial dalam membangun kepemimpinan kontemporer. Era digital membutuhkan pemimpin yang memahami dinamika komunikasi digital dan mampu memanfaatkannya untuk kebaikan bersama.
Kelima, Leadership Certification Program yang memberikan sertifikasi resmi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan semua komponen program. Sertifikat ini diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas dan daya saing peserta dalam dunia kerja profesional.
Target dan Mekanisme Operasional
BEM dan LPSD menetapkan target ambisius untuk menjangkau minimal 500 mahasiswa aktif sepanjang tahun 2026. Target ini dipilih dengan mempertimbangkan kapasitas daya tampung kampus, kualitas pelatihan yang akan diberikan, dan komitmen untuk memastikan setiap peserta mendapatkan nilai maksimal dari program.
“Target 500 peserta bukan hanya angka arbitrer. Kami telah melakukan analisis mendalam tentang jumlah organisasi kemahasiswaan yang ada, jumlah anggota aktif di masing-masing organisasi, dan kapasitas LPSD untuk menyelenggarakan program berkualitas tinggi. Dengan 500 peserta, kami yakin dapat membuat dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kepemimpinan mahasiswa di universitas kami,” jelas Muhammad Rizki Pratama, Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sesi tanya jawab pasca-peluncuran.
Mekanisme seleksi peserta dirancang untuk memastikan inklusivitas sekaligus mempertahankan standar kualitas. Setiap mahasiswa dari semua tahun angkatan dan latar belakang disiplin ilmu dapat mendaftar melalui portal pendaftaran online yang telah disediakan. Proses seleksi melibatkan evaluasi esai, tes kepribadian, dan wawancara singkat dengan tim seleksi LPSD.
Jadwal pelaksanaan program dirancang secara fleksibel untuk mengakomodasi kesibukan akademis mahasiswa. Peserta dapat mengikuti sesi Leadership Academy pada hari Jumat sore atau Sabtu pagi, dengan durasi masing-masing sesi sekitar 4-5 jam termasuk sesi diskusi dan networking.
Dukungan Institusional dan Alokasi Sumber Daya
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Ed., menekankan komitmen pihak rektorat dalam mendukung penuh keberlangsungan program ini. “Pihak universitas telah mengalokasikan dana khusus melalui LPSD untuk memastikan program ini dapat berjalan berkelanjutan. Kami juga telah merancang mekanisme evaluasi berkala untuk memastikan bahwa program ini terus relevan dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan institusi,” ujarnya.
Dukungan institusional tersebut mencakup penyediaan fasilitas pelatihan yang memadai, termasuk ruang kelas berstandar internasional, peralatan audiovisual modern, perpustakaan digital yang lengkap, dan akses ke database penelitian. Selain itu, universitas juga memfasilitasi kerjasama dengan berbagai lembaga eksternal, baik dari sektor swasta maupun organisasi non-profit, untuk memperkaya materi dan pengalaman belajar peserta.
LPSD sebagai pengelola program juga telah merekrut tim fasilitator dan mentor yang berkualifikasi. Tim ini terdiri dari dosen-dosen berpengalaman dari berbagai fakultas, praktisi profesional dari industri, dan para alumni yang telah sukses dalam karir kepemimpinan mereka.
Harapan dan Dampak Jangka Panjang
Peluncuran program pengembangan kepemimpinan ini diharapkan memberikan dampak signifikan baik pada tataran individual, organisasional, maupun institusional. Pada level individual, peserta diharapkan mengalami peningkatan kompetensi kepemimpinan, self-awareness, kemampuan komunikasi, dan skills manajemen waktu yang lebih baik.
Pada tataran organisasional, program ini diharapkan meningkatkan efektivitas kerja organisasi kemahasiswaan secara keseluruhan. Dengan memiliki pemimpin-pemimpin yang lebih terlatih dan visioner, setiap organisasi diharapkan dapat menjalankan program-program kerjanya dengan lebih terukur, impactful, dan berkelanjutan.
Pada tataran institusional, program ini diharapkan berkontribusi dalam membangun budaya kepemimpinan yang kuat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari. Dampak ini akan terlihat dari peningkatan kualitas program-program kemahasiswaan, penguatan peran mahasiswa dalam tata kelola universitas, dan kontribusi yang lebih nyata dari mahasiswa terhadap pembangunan masyarakat lokal.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan reputasi dan branding universitas sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap pengembangan holistik mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademis tetapi juga dalam pengembangan kepribadian dan kepemimpinan.
Respons Mahasiswa dan Organisasi Kemahasiswaan
Respons dari kalangan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan terhadap peluncuran program ini sangat positif dan antusiasme. Berbagai ketua organisasi mahasiswa menyatakan dukungan penuh dan siap mengajak anggota mereka untuk berpartisipasi aktif dalam program ini.
Siti Fatimah, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Pendidikan, menyampaikan, “Program ini sangat bermanfaat bagi kami semua. Sebagai pemimpin organisasi, kami membutuhkan pelatihan dan pengembangan diri yang sistematis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan kami. Saya akan menginformasikan kepada semua anggota senat kami untuk mendaftar dan berpartisipasi aktif dalam program ini.”
Sementara itu, Ahmad Surya Wijaya, Koordinator Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga, juga mengapresiasi inisiatif ini. “Melalui program pengembangan kepemimpinan ini, saya berharap dapat mempelajari teknik-teknik manajemen yang lebih profesional untuk mengelola kegiatan-kegiatan olahraga di kampus. Selain itu, saya juga ingin memperluas jaringan dengan pemimpin mahasiswa dari organisasi lain,” katanya.
Rencana Jangka Menengah dan Panjang
Direktur LPSD, Dr. Bambang Setiawan, M.Sc., yang juga hadir dalam acara peluncuran, mengungkapkan rencana jangka menengah dan panjang terkait pengembangan program ini. “Tahun 2026 ini merupakan tahun pertama implementasi program secara komprehensif. Kami telah merancang road map hingga tahun 2030 yang mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas fasilitator, kerjasama internasional, dan diversifikasi program,” tuturnya.
Rencana spesifik yang telah disiapkan antara lain adalah pengembangan program leadership exchange dengan universitas-universitas lain, baik di tingkat nasional maupun internasional. Program ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa terbaik untuk belajar dan berbagi pengalaman kepemimpinan dengan rekan-rekan dari institusi lain.
Selain itu, LPSD juga sedang mengembangkan platform digital yang akan memfasilitasi pembelajaran berkelanjutan, networking, dan knowledge sharing antar alumni program. Platform ini akan menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran kepemimpinan yang dinamis dan inclusive.
Kesimpulan
Peluncuran program pengembangan kepemimpinan mahasiswa oleh BEM dan LPSD Universitas Muhammadiyah Kendari pada 19 April 2026 menandai komitmen institusi yang serius dalam membina generasi pemimpin berkualitas. Dengan struktur yang komprehensif, target yang ambisius namun realistis, dan dukungan institusional yang kuat, program ini memiliki potensi signifikan untuk mengubah landscape kepemimpinan mahasiswa di kampus.
Keberhasilan program ini akan sangat tergantung pada partisipasi aktif mahasiswa, dedikasi tim fasilitator, dan komitmen berkelanjutan dari pihak universitas. Dengan momentum positif ini, Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan dapat terus menjadi pelopor dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
Pendaftaran peserta untuk program pengembangan kepemimpinan telah dibuka dan akan ditutup pada tanggal 5 Mei 2026. Mahasiswa yang tertarik dapat mendaftar melalui portal: lpsd.unmuhkendari.ac.id atau menghubungi langsung kantor LPSD di Gedung Rektorat lantai 3, Universitas Muhammadiyah Kendari.
(Sumber: Keterangan pers BEM UNMUH Kendari dan LPSD Universitas Muhammadiyah Kendari, 19 April 2026)
—
Penulis: [Redaksi Jurnalistik Kampus]